Jumat, 17 Februari 2017

Penemu Baterai Alkaline

Lewis Frederick Urry adalah insinyur kimia dan penemu asal Kanada. Ia menemukan baterai alkaline dan baterai lithium saat bekerja untuk perusahaan  Baterai Eveready.

Urry lahir pada 19 Januari, 1927 di Pontypool, Ontario. Ia lulus dengan gelar di bidang teknik kimia dari University of Toronto pada tahun 1950, setelah sebelumnya menghabiskan waktu melayani di tentara Kanada. Beberapa bulan setelah lulus Dia bekerja di perusahaan Eveready. Ia menikah dengan Beverley Ann (meninggal) 1993 dan mereka memiliki 3 putra dan 2 putri. Dia meninggal 19 Oktober 2004, dan dimakamkan di Butternut Ridge Cemetery, di Eaton Township, Ohio.


Penemuan baterai Alkaline

Pada tahun 1955 Urry dikirim ke laboratorium perusahaan di Parma, Ohio untuk menemukan cara memperpanjang masa hidup baterai  zinc-carbon.

Sepanjang tahun 1950-an banyak insinyur telah bereksperimen dengan baterai alkaline tapi tak seorang pun mampu mengembangkan baterai yang berjalan lebih baik dengan biaya produksi rendah. Setelah melakukan pengujian pada sejumlah bahan, akhirnya Urry menemukan bahwa manganese dioxide and solid zinc  bekerja dengan baik ditambah dengan substansi basa sebagai elektrolit  Masalah utamanya adalah bahwa baterai tidak bisa memberikan daya yang cukup. Urry berhasil mengatasi masalah ini dengan menggunakan powdered zinc (seng bubuk).

Pada tanggal 9 Oktober 1957, Lewis Urry, Karl Kordesch, dan PA Marsal mengajukan paten (2.960.558) AS untuk alkaline dry cell battery revolusioner kering ini dengan powdered zinc gel anode. Itu diberikan pada tahun 1960 dan ditugaskan untuk Union Carbide Corporation.

Nama alkaline diambil dari bahan kimia yang digunakan dalam baterai yaitu elektrolit basa kalium klorida. Setiap baterai alkaline memiliki dua terminal, positif dan negatif.
Di dalam baterai, reaksi kimia menghasilkan elektron yang berkumpul di terminal negatif baterai. Namun, saat terminal negatif tidak dihubungk
an ke terminal positif, reaksi kimia berhenti dan listrik tidak dihasilkan.
Itu sebab, baterai alkaline bisa disimpan dalam waktu lama tanpa kehilangan daya listrik asal kedua terminal tidak saling terhubung.
Baterai alkalin modern masih menggunakan prinsip-prinsip dasar yang sama dengan tumpukan volta, yaitu menggunakan dua jenis logam yang dipisahkan oleh cairan yang melalukan listrik, disertai dengan terminal negatif dan positif.
Salah satu kemajuan berarti dalam teknologi baterai adalah ditemukannya baterai alkaline yang dapat diisi ulang.

Dalam rangka untuk menjual ide untuk manajernya, Urry menempatkan baterai di mobil mainan dan berlari di sekeliling kantin terhadap mobil yang sama dengan salah satu baterai yang lebih tua. Penemuan baru tersebut telah teruji berkali-kali memiliki daya tahan, dan Eveready mulai produksi dengan desain Urry di tahun 1959.
Baterai Alkaline

Pada tahun 1980 merek ini berganti nama menjadi Energizer. Baterai alkaline modern dengan perbaikan teknologi, dapat bertahan sebanyak 40 kali lebih lama dari prototipe asli.

Pada tahun 1999 Urry memberi prototipe baterai pertamanya, bersama dengan yang pertama baterai silinder diproduksi secara komersial, dengan Smithsonian Institution. Kedua sel sekarang ditampilkan di kamar yang sama dengan bola lampu karya

Tidak ada komentar:

Posting Komentar